
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat telah menyetujui kemungkinan Penjualan Militer Asing (FMS) kepada pemerintah Kanada hingga 60 Joint Light Tactical Vehicle (JLTV) dan peralatan terkait, dengan nilai estimasi sebesar 160 juta dolar AS.
Defense Security Cooperation Agency (DSCA) secara resmi memberi tahu Kongres AS tentang keputusan tersebut pada Jumat lalu.
+ Indonesia Terima Jet Tempur Dassault Rafale Pertamanya
Selain kendaraan, paket yang diminta Kanada mencakup hingga sembilan trailer kargo JLTV, serta barang-barang yang tidak diklasifikasikan sebagai Major Defense Equipment (MDE). Di antaranya terdapat sistem komunikasi, peralatan mobilitas, peningkatan daya tembak dan kelangsungan hidup, suku cadang, peralatan khusus dan peralatan pengujian (STTE), manual teknis, pelatih pemeliharaan, program pelatihan, dukungan lapangan penuh, pemeliharaan tingkat depot, layanan perbaikan, serta dukungan logistik dan program.
Menurut DSCA, penjualan ini akan membantu memperkuat pembagian beban dengan sekutu dan mitra, mendukung operasi perdamaian dan misi penjaga perdamaian di seluruh dunia. Badan tersebut juga menekankan bahwa transaksi ini “tidak akan mengubah keseimbangan militer dasar di kawasan”.
Kontraktor utama yang bertanggung jawab atas produksi dan pasokan kendaraan adalah AM General, LLC, dengan fasilitas yang berlokasi di Auburn Hills (Michigan) dan Mishawaka (Indiana).
Sumber dan gambar: dsca | Instagram @amgeneral_llc. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
